Saturday, November 24, 2007

Mencari, Menggapai

along the street ...


apa yang kau hendak cari
anak manusia
terseok-seok
bangun di sepertiga malam

apa yang kau hendak gapai
hai insan
berdiri
dan mengingatNya di kesunyian malam

kesendirian, berhenti, sepi
berfikir, tafakkur, merenung
tingkah polah di dunia ini
dosa-dosa dan kesalahan

apa yang kau hendak temukan dan harapkan
wahai makhluk yang lemah
melangkahkan kaki di sela panggilan subuh
menuju rumahNya

menuntun hati dan pikiran
tuk sejenak mengingat siapa diri
sebelum kesibukan hari menyergap
di kala Dhuha

Aku dekat jika engkau dekat
Aku jauh jika engkau jauh
Demikian janjiNya
Ia, Yang Maha Besar, yang tak pernah ingkar janji

kami mencariMu ya Tuhan kami
kami ingin menggapaiMu ya Yang Maha Pembuka Jalan
kami ingin bertemu dan mengharap ampunanMu
ya Yang Maha Pengasih dan Penyayang

kami ingin merasakan lezatnya iman
menundukkan diri kami
menyembah hanya kepadaMu
dan mengharap semata pada cintaMu

2 comments:

Anonymous said...

Puisi yang dahsyat! Mungkin akan lebih kena sambil berintrospeksi dg 5 pertanyaan saat muhasabah i'tikaf itu, soal kesiapan untuk mati, seberapa banyak hal yg sudah kita lakukan untuk istri dan anak-anak, juga orang tua. Makasihya Pak sudah diingatkan :)

Fitra Irawan said...

Aku jadi menangis....