Monday, February 25, 2008

Kualitas Pemimpin Sejati (bagian 18)

another day


Tulisan ini berdasarkan buku karangan John C Maxwell, The 21 Indispensable Qualities of a Leader. Tiada maksud untuk menulis ulang buku ini (takut kena urusan copyright hehehe ...), tapi lebih berupa ringkasan berdasarkan pemahaman saya .. :-O

18. Disiplin Diri: Orang pertama yang anda pimpin adalah diri sendiri

Seseorang yang tidak jelas karakternya takkan pernah dapat dikatakan menjadi kepunyaan diri sendiri ... ia adalah kepunyaan siapapun yang menguasainya - John Foster, penulis

Jerry Rice, pemain rugby kenamaan, menjadi contoh Maxwell untuk kualitas ini. Disiplinnya sejak sekolah menengah sungguh luar biasa. Ia tidak pernah mengurangi jatah latihannya, beban latihannya, dan waktu latihannya. Bahkan pada musim libur sekalipun - ketika pemain lain beristirahat dan bersantai - Jerry tetap latihan dari jam 7 hingga siang hari. Kata seorang seorang pemain NFL, "Ia punya bakat alam, namun ia tetap latihan. Itulah yang membedakan antara yang baik dengan yang hebat"

Menurut Maxwell, untuk menjadi pemimpin yang berdisiplin diri tinggi, ikuti rencana berikut:

1. Kembangkanlah dan tindaklanjutilah prioritas anda
Untuk melaksanakan tugas-tugas penting, ada 2 hal yang penting, perencanaan, dan waktu yang cukup. Sebagai pemimpin, waktu anda sudah tinggal sedikit. Oleh karena itu, kita harus mampu menentukan yang benar-benar menjadi prioritas dan membebaskan diri dari yang lainnya.

2. Jadikanlah gaya hidup berdisiplin sasaran anda
Salah satu cara terbaik untuk menjadikan disiplin diri sebagai gaya hidup adalah dengan mengembangkan sistem serta rutinitas, terutama di bidang-bidang yang penting bagi pertumbuhan serta sukses jangka panjang. Salah satu contoh sederhana soal ini menurut saya adalah komitmen dan disiplin untuk olahraga ... :)

3. Tantanglah alasan-alasan anda
Jika kita punya beberapa alasan untuk tidak dapat berdisiplin diri, sesungguhnya itu hanyalah alasan - yang semuanya perlu ditantang jika anda kita ingin meningkat sebagai pemimpin.

4. Tundalah imbalannya hingga tugasnya selesai

5. Tetaplah fokus pada hasil-hasilnya
Setiap kali kita berkonsentrasi pada kesulitan pekerjaan kita ketimbang hasil-hasil atau imbalannya nanti, rasanya kita akan berkecil hati. Akhirnya kita akan terpuruk, dan akan cenderung mengasihani diri ketimbang berdisiplin diri.

Maxwell menutup pembahasan topik ini dengan tulisan berikut:
Sebuah tempat penyemaian benih di Kanada memasang tanda berikut di dindingnya: "Waktu terbaik untuk menanam pohon adalah 25 tahun tahun yang lalu ... Waktu terbaik kedua adalah hari ini".

Tanamlah pohon disiplin diri dalam hidup anda hari ini.

No comments: