Friday, April 13, 2007

Menjadi Manusia Haji (bagian 3)

Sang Waktu / the TIME


Seperti sebelumnya, kali ini saya mencoba mengutip beberapa bagian dari buku Menjadi Manusia Haji karangan Ali Syari'ati. Tiada tujuan kecuali sebagai catatan buat saya sendiri dan semoga juga bermanfaat buat yang lain. Yang pasti buku ini telah banyak membantu menguatkan niat berhaji untuk saya ... :)

Teguhkan Niat

Sebelum memasuki miqat yang merupakan titik awal perubahan dan revolusi besar ini, engkau harus mengukuhkan niatmu. Apa saja yang harus engkau kukuhkan?

Niat.

Ya, niat meninggalkan rumah untuk menuju rumah bersama, rumah umat manusia, meninggalkan hidup sehari-hari yang melupakan untuk menggapai cinta; meninggalkan keakuan untuk berserah diri kepada Allah SWT; meninggalkan penghambaan untuk memperoleh kemerdekaan, meninggalkan diskriminasi rasial untuk mencapai persamaan, ketulusan, dan kebenaran; meninggalkan pakaian untuk beroleh kesucian; meninggalkan kehidupan sehari-hari yang fana untuk memperoleh kehidupan yang abadi, dan meninggalkan sikap mementingkan diri sendiri dan hidup yang hampa untuk menjalani kehidupan yang penuh bakti dan tanggung jawab. SIngkatnya: peralihan total ke keadaan 'ihram'.

Jadi, niatmu harus engkau tegaskan. Seperti pohon kurma yang tumbuh dari sebuah biji, demikian pula dengan dirimu. Karena, pada dasarnya, dengan sadar engkau tahu bahwa engkau mempunyai keyakinan dalam hatimu. Dengan api cinta terangilah hatimu sehingga ia bersinar. Lupakan segala sesuatu mengenai dirimu! Di masa sebelumnya hidupmu penuh dengan 'kelengahan' dan 'kebodohan'. Engkau tidak berdaya dalam segala aspek eksistensi. Bahkan dengan pekerjaanmu sendiri engkau menjadi budak dengan bekerja keras karena dorongan kebiasaan atau terpaksa! Sekarang tinggalkanlah pola kehidupan yang demikian! Milikilah 'kesadaran' yang sebenarnya mengenai Allah Yang Maha Besar, manusia, dan dirimu sendiri! Ambillah tugas yang baru, arah yang baru, dan 'keakuan' yang baru!

2 comments:

linda said...

semoga niatnya akan segera dikabulkan Allah ya pak.
makasih pak ucapan selamatnya ;)

NiLA Obsidian said...

waduh.....semoga niat pak zuki menular juga....
amin amin amin